Jakarta (ANTARA)- Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, pada pembukaan pasar, Selasa, cukup ramai karena pelaku pasar aktif memburu saham-saham industri rokok dan perbankan sehingga indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat sebesar 0,47 persen.
Indeks BEI naik 11,198 poin menjadi 2.650,233 dan indeks LQ-45 menjadi 522,432 bertambah 2,298 atau 0,48 persen.
Analis PT Millenium Danathama Securities, Ahmad Riyadi di Jakarta, Selasa mengatakan, pelaku pasar memburu saham-saham Gudang Garam, saham HM Sampoerna, Bank Danamon dan Bank BRI sehingga mengalami kenaikan berkisara Rp150 sampai Rp400 per saham.
Kenaikan saham industri rokok dan perbankan itu mendorong indeks kembali berada di atas 2.650 poin, ucapnya.
Menurut Ahmad Riyadi, indeks BEI diperkirakan akan kembali menguat, meski pasar saham di
"Kami optimis pasar tetap positif sampai sore nanti, karena pasar regional cenderung menguat," ucapnya.
Kenaikan saham kedua industri itu, lanjut dia juga memicu saham murah naik seperti Telkom, Mayora, Inco masing-masing sebesar rp50 per saham.
Bahkan saham industri otomotif juga menguat seperti Astra Internasional dan United Tractor, ujarnya.
Saham Gudang Garam naik Rp400 menjadi Rp23.750, saham HM Sampoerna naik Rp150 menjadi Rp13.700, saham Bank BRI naik Rp100 dan saham Bank Danamon Rp100 masing-masing menjadi Rp8.000 dan Rp4.950.
Kemudian saam Astra Internasional dan United Tractor masing-masing naik Rp150 dan Rp250 menjadi Rp36.150 dan Rp18.500 dan saham Telkom dan Mayora dan Inco menjadi Rp9.450, Rp9.435 dan Rp3.275.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar